Terima Beasiswa OSC, Esa Banting Setir dari Farmasi ke Psikologi

 

Sumber Foto: Dok.Humas Untag Sby
 

Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya bekerjasama dengan Medcom.id memberikan beasiswa kepada 20 siswa terbaik dalam kompetisi beasiswa online atau Online Scholarship Competition (OSC) 2017. Melalui OSC, UNTAG Surabaya memberikan beasiswa DPP penuh dan SPP 7 semester. Salah satu penerima beasiswa, Esa Hanna Kalila dari SMK Farmasi Harapan Massa, Depok merasa bahwa beasiswa ini penting sekali bagi dirinya dan merupakan pencapaian terbesar dalam hidup. Beasiswa ini juga sebagai pengembali semangat belajarnya. “Saya tidak lolos SNMPTN, SBMPTN, bahkan ujian Mandiri karena meskipun sering mendapat peringkat kelas tetapi saya berasal dari sekolah biasa,” tuturnya.

Esa mengaku berasal dari keluarga sederhana dengan ekonomi yang naik turun. Beruntung, putri pertama dari pasangan Sutito Agung Muhajir dan Gita Luciana ini lolos seleksi OSC hingga akhirnya terpilih sebagai salah satu penerima. Tentu dirinya tak menyia-nyiakan kesempatan. “Apalagi tahun lalu perekonomian keluarga tidak stabil dan membuat jauh dari ‘bisa kuliah’. Saya bertambah sedih ketika banyak yang menanyakan alasan saya tidak berkuliah. Jadi saya merasa beruntung sekali bisa mengetahui dan mendapatkan OSC di waktu yang tepat,” kata Esa saat diwawancarai di Kantor Humas UNTAG Surabaya pada Selasa, (6/11).

Sejak awal, Esa memang ingin berkuliah di luar tempat tinggalnya, Depok. Ia memilih UNTAG Surabaya karena jatuh cinta kepada prodi Psikologi. Meskipun artinya ia harus banting setir dari Farmasi ke Psikologi. Ia jatuh hati kepada prodi Psikologi sejak tes offline yang diadakan di Kuningan City. Esa menuturkan, “Salah seorang dosen mempresentasikan bahwa UNTAG Surabaya mempunyai klinik Psikologi untuk kalian curhat. Kata beliau, ‘Jangan dikira tidak penting, perkara kalian putus saja jadi galau bisa bikin nilai turun.’ Sebegitu perhatiannya UNTAG Surabaya pada mahasiswanya. Dari situ saya mantap memilih Psikologi di UNTAG Surabaya.” Setelah lulus dari Fakultas Psikologi UNTAG Surabaya, Esa berencana untuk langsung melanjutkan studi Profesi Psikologi. Di masa depan, ia berharap bisa mempunyai klinik sendiri. (Um)

www.untag-sby.ac.id

 

Komentar